Photo Hunting #1

Masih ingat kalo saya punya obsesi jadi freelance fotografer? Saya sendiri hampir lupa setelah sekian lama menganggurkan kamera di lemari. Kemarin, tepat di Hari Bumi saya kembali mencoba mengambil beberapa gambar dengan tema landscape dan menyentil sedikit human interest... Gambar-gambar berikut telah melalui proses editing tapi hanya pada bagian TEXT dan FRAME-nya saja. Unsur lainnya pure hasil settingan manual kamera. Please leave your comment..  :)

Can you feel the clear sky?


Welcome sunrise..

Ibu dan Anak
Padamu kubertaut
Almost Sunset

Blogshop N5M

Howaaa.. rasanya lama tak blogging itu seperti... seperti... apa yah... seperti ini lah. Hmmh.. kali ini saya mau nulis tentang reportase Blogshop N5M yang sempat saya ikuti tanggal 31 Maret 2012 kemarin. Maaf yah liputannya baru bisa dibuat sekarang, soalnya kemarin-kemarin sibuk ngurusin hajatan keluarga. Anyway, balik lagi ke Blogshopnya, blogshop yang diadakan atas kerjasama Kompasiana dan Bank Indonesia ini diikuti sekitar 150an blogger Makassar, dengan pendaftar 200an. Sepertinya banyak yang tak sempat hadir. Cara daftarnya juga lumayan gampang, cukup kirim e-mail ke kompasiana dan mencantumkan data diri + link akun kompasiana kamu. Kalo baru mau bikin juga tak masalah kayaknya.


Mulai ke isi yah... Jadi blogshop ini berisikan 3 materi dari 3 pembicara yang lumayan loyal malang melintang di dunia persilatan, persilatan lidah, tulis-menulis deh maksudnya. Materi-materinya ; Creative Writing, Narrative Writing, dan yang terakhir saya lupa persis judul materinya, intinya menulis : Inspirasi dari pengalaman nyata yang dibawakan oleh Ahmad Fuadi, penulis Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Oke kita bahas satu-satu yuks... *Ya Allah mudah-mudahan saya tidak lupa isi materinya yah* Bismillah..

Creative Writing by Iskandar Zulkarnain
Beliau pokoknya sangat aktif di Kompasiana khususnya dan sosial media umumnya, kalo mau tahu lebih jauh silahkan googling dengan keyword 'iskandarjet' insyaAllah penasaranmu akan dijawab oleh om Google.
Dalam menulis kita harus pandai-pandai memilih topik yang worth it, sehingga tulisan itu bisa bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Penulisan artikel idealnya fokus pada 1 sudut pandang, 1 tujuan, makanya harus dipertimbangkan dengan baik. Sometimes, kita bingung mau nulis apa kan ya? Nah, pemilihan topik yang paling bagus menurut Mas Dar adalah; Hal yang dikuasai (bukan yang disukai), paling pertama tahu, dan punya kemasan baru. 

Lalu bagaimana agar kreativitas itu bisa datang dalam menulis? Kalo kamu sudah punya topik yang ingin kamu tulis maka : FOKUS pada topik tersebut, JUST DO IT tulis apa saja yang kamu bisa tulis, FIND MEANING temukan makna dari tulisan yang kamu buat, THINK DIFFERENT kreatif itu memang hampir selalu berpikir tidak biasa, STAY ON TARGET konsisten atas target tulisan kamu.

Nah, bagaimana cara menemukan ide-ide buat nulis? Kalo mau jadi penulis memang sudah seharusnya kamu rajin membaca, apa saja : Koran, Buku/Majalah (spesifik), TV/radio, Nge-net, Film, Traveling, Pengalaman pribadi. Kenapa? Karena semakin banyak kita membaca, mempelajari, semakin banyak hal yang bisa menjadi referensi untuk tulisan kita. Untuk menunjang ke-fokus-an kita terhadap tulisan, referensi nya ya mesti related dengan tulisan kita dong :)

Isi tulisan idealnya : Tulisannya harus dalam ketika membahas sesuatu (kumpulkan fakta & data, paparkan informasi seutuhnya), tulisan harus terperinci, dilengkapi ilustrasi/gambar, foto atau video. Hal ini tentu bisa membantu pembaca untuk memahami isi tulisan kita.

Kreatif : bukan apa yang dicari, tapi apa yang ditemukan. -Jason Theodor, Creative Director-

Pemateri #1 dan #2 kita :)
Narrative Writing by Pepih Nugraha
Pembicara ke-dua ini adalah murni seorang jurnalis, merasa bahwa Makassar adalah kampung ke-duanya setelah Sunda lantaran pernah tinggal beberapa tahun di Makassar. Beliau adalah Founder Kompasiana.

"Kamu susah nulis?" tanya Kang Pepih di awal materinya. "Transform your daily chat into writing... jadi kalo kamu suka ngobrol maka kecil kemugkinan kamu susah nulis..."

"Tulisan yang baik itu selalu ada konflik... karena tanpa konflik tulisan tidak akan menarik" nah untuk statement ini saya jadi teringat media massa kita hari ini. Kalo ada berita demonstrasi damai... diliputnya cuma sekali dengan durasi yang sangat pendek, seadanya. Tapi giliran demo yang rusuh... bbeh.. sampe seminggu bisa diulang-ulang di TV, pake acara LIVE report pula! Mungkin karena konflik telah diidentikkan dengan MENARIK -__-' 

Bagaimana sih narasi yang baik itu? tulisan dengan narasi yang baik itu seharusnya mampu membuat :
1. Pembaca menjadi merasa dekat dengan cerita
2. Pembaca merasa terlibat dalam setiap urutan peristiwa (plot)
3. Pembaca mengidentifikasikan diri dengan karakter dalam cerita
Dan... tulisan yang baik itu mengandung 4 unsur menurut Kang Pepih : Krisis, konflik, waktu, solusi.

"Tulisan itu selalu tentang kehidupan.." -Pepih Nugraha-

Antusiasme peserta
Menulis: Inspirasi dari Pengalaman Nyata by Ahmad Fuadi
Saya yakin kamu yang lagi baca blog saya sudah kenal dong dengan nama yang satu ini. Penulis buku best seller Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna ini memang menjadi pembicara ke-3 sekaligus bintang tamu untuk blogshop kompasiana tahun ini. Sssst bocoran, Bang Ahmad lagi nulis novel ke-3 nya dan judulnya akan ada kaitannya dengan angka lagi lho... kira-kira angka berapa yah? hhe....

Nah untuk materi Bang Ahmad ada hal yang tidak biasa dari cara presentasinya. Pada awal materi kita diperlihatkan perjalanan yang sangat mengagumkan ke berbagai negara, dan ia bisa melakukannya karena 1 kata 'menulis'. Waowww... kalo kamu nonton slide yang telah divideokan itu, I'm absolutely sure u wanted to be like him... around the world in his way. Ooooh keren... dan saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata T-T *mupengbanget*. Dan, itu bisa memotivasi kami semua yang hadir untuk menjadi penulis yang lebih baik lagi! Seperti biasa dengan tagline "MAN JADDA WAJADA" :)

Serunya games berhadiah tiket nonton N5M
Oke mari kita masuk ke materi ya.. Jadi Bang Ahmad membagi 4 tahapan dalam proses menulisnya, mirip-mirip unsur berita yaitu:
1. WHY? luruskan niat mengapa kita harus menulis? Dan saya sangat sepakat dan memiliki alasan yang sama dengan Bang Ahmad hingga saya masih mau menulis sampai hari ini. Kenapa kita harus menulis? Karena dengan menulis kita bisa berbagi... :)
2. WHAT? apa yang akan kita tulis seharusnya adalah sesuatu yang kita kenal, peduli, familiar dan ketahui. Karena ini akan menjadi obat kuat dari tulisan itu sendiri. Related dengan penjelasan dari Mas Dar di atas, tulislah yang kamu kuasai.
3. HOW? bagaimana menuliskannya itu idealnya kita banyak memiliki referensi dari sumber lain terkait dengan isi tulisan kita. Makanya banyak baca, biar banyak tahu.. :)
4. WHEN? kapan sih waktu yang tepat untuk menulis? itu terserah kamu.. tapi konsistenlah.. setiap hari di waktu senggang menulislah, cicil. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi BUKU. :)

Untuk materi ini Bang Ahmad lebih banyak sharing motivasi... SERUlaah.. tak nyesal ikut Blogshopnya.. :)

Trimakasih kepada : Kompasiana yang akhirnya menjaring saya sebagai peserta di H-2... dan Yuni Cahya atas infonya tentang Blogshop ini.. :D Untuk semua pemateri... Trimakasi, semoga kedepannya akan ada Novelis besar yang lahir dari ilmu yang diberikan ya... Amiiin... o:)

HAPPY WRITING ALL :)
Foto bareng... howa.. BLUR! :(
Narsis-narsisan :)

Isi goodie bag, lupa notebooknya :D

BBM (baca: Bukan Blackberry Messanger)

Hy all... semangat pagi Indonesia. Pagi ini liputan berita di negara kita tercinta masih dipenuhi dengan berita mengenai rencana kenaikan BBM oleh Pemerintah yang akan diberlakukan per 1 April mendatang. Di kota kami, unjuk rasa mengenai hal ini sudah terjadi beberapa hari belakangan ini. Beberapa jalan di depan kampus ditutup, sehingga masyarakat mesti pintar-pintar memilih jalur lain yang semoga saja tidak macet. IMHO (in my humble opinion) aksi yang berlangsung cenderung vandalisme (bukan anarkisme yah) ini dipercaya mampu menarik perhatian Pemerintah terhadap ketidaksenangan massa atas kebijakan Pemerintah yang menurut mereka tidak bijak ini. 

Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan kemacetan yang ditimbulkan dari aksi ini, dan lucunya karena tidak sedikit pula dari yang mengeluh itu adalah mahasiswa yang konon hampir selalu dituding sebagai 'pembuat onar' atau si vandalis dalam kasus ini. Padahal, sadar tidak sadar si Vandalis itu sedang memperjuangkan kemakmuran masyarakat itu sendiri. Simpel sih, mungkin banyak masyarakat yang merasa kenaikan harga BBM tidak akan berpengaruh banyak ke kehidupan mereka, masih ingat kenaikan harga BBM pada bulan Mei 2008 lalu? dari 4.500/ltr ke 6.000/ltr, toh setelahnya masyarakat baik-baik saja dan akhirnya turun perlahan-lahan kembali 4.500/ltr yang sayangnya pada saat masa menjelang Pemilu 2009. Keputusan yang sangat populer Bapak, begitu kata sebagian orang, padahal menurut pandangan Pemerintah hal ini dilakukan karena mengikuti harga minyak dunia yang ikut menurun. Dan sayangnya, tarif angkutan umum yang telah ikut naik saat kenaikan harga BBM, tidak ikut turun setelah harga BBM juga turun. Alasannya harga onderdil kendaraan tetap mahal, padahal harga bahan bakar utamanya 'kan berkurang, logikanya tarifnya juga berkurang dong, meskipun mungkin tidak bisa semurah sebelumnya lagi.

Oke, kita bahas satu persatu. Pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dari 4500/ltr ke 6000/ltr dengan beberapa pertimbangan :
1. Meningkatnya kebutuhan BBM bersubsidi yang mana menurut pandangan pemerintah didominasi oleh orang-orang yang tidak pantas untuk disubsidi. Jelas saja, hal ini mendorong jumlah BBM yang harus diIMPORT yang mana pastinya dengan harga yang sesuai dengan harga minyak dunia.
2. Jika BBM tetap dengan harga sebelumnya, maka jelas *menurut Pemerintah* angka subsidi yang harus dikeluarkan untuk BBM bisa mencapai 290T, 20% dari anggaran negara. APBN bisa jebol, katanya. (based on http://www.tempo.co/read/news/2012/03/26/092392550/Ini-Alasan-Pemerintah-Menaikkan-Harga-BBM )
3. Sebagai solusi, Pemerintah akan memberikan bantuan untuk masyarakat tidak mampu dalam bentuk BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) yaitu semacam BLT sebesar 150rb/bulan selama 9 bulan.



Dari pihak yang kontra terhadap rencana kenaikan ini punya pemaparan yang sangat berbeda. Dari fraksi PDI-P menganggap banyak hal yang bisa dilakukan untuk menutupi kekurangan subsidi ini. Caranya dengan menghilangkan tambahan belanja pemerintah (according to http://nasional.kompas.com/read/2012/03/27/17581684/Ini.Alasan.PDIP.Menolak.Opsi.Pemerintah.soal.Kenaikan.Harga.BBM ). Sedangkan ICW menduga adanya mark-up subsidi BBM & LPG selama ini (according to http://www.suarapembaruan.com/politikdanhukum/pemerintah-dan-dpr-bohongi-rakyat-soal-kenaikan-harga-bbm/18515). Yang lebih seru lagi, tulisan dan pemaparan Bapak Kwik Kian Gie dalam http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ yang menyatakan bahwa subsidi BBM yang dilakukan pemerintah selama ini adalah PEMBOHONGAN PUBLIK. Selama ini minyak bumi milik negara telah dibeli oleh Pertamina untuk kemudian diolah, adapun pengolahannya sangat jauh di bawah harga minyak dunia. Jadi untuk apa Indonesia mengikuti harga minyak dunia. Karena kebutuhan BBM yang meningkat memang mengharuskan Indonesia mengimport minyak, tapi jumlahnya tidak sebesar yang diproduksi di dalam negeri. Kalau analisa Om Kwik benar 100%... saya benar-benar sakit hati terhadap Pemerintah.. -___-'!

Anyway.. kembali lagi ke aksi demonstrasi. Sampai tulisan ini saya buat di kata ini, aksi masih terus berjalan di berbagai daerah. Aksi vandalisme yang terjadi tidak sedikit, korban dari berbagai pihak juga tidak sedikit. Saya sangat kecewa dengan aksi pembakaran mobil truk milik minuman kola beberapa waktu lalu, aksi pelemparan di salah satu SPBU. Tahukah kalian? itu bukan milik Pemerintah, SPBU itu milik perusahaan pribadi! Dan kalaupun milik Pertamina, toh Pertamina tidak punya wewenang untuk menentukan harga BBM!! Lalu apa hubungannya BBM dengan truk minuman karbonasi?! Pengrusakan prasarana jalan juga banyak terjadi, pagi ini saya keluar, mengantar kakak saya ke kantor. Sedih dan bingung rasanya berkendara di keramaian tanpa TRAFFIC LIGHT satupun di jalur yang saya lewati. Sadarkah kalian pengrusakan itu bisa berakibat fatal terhadap kecelakaan?! Siapapun KALIAN, siapapun pelaku KEKERASAN, tolong BERHENTI, karena KALIAN sama sekali TIDAK MEMBANTU rakyat. Tapi siapapun kalian, saya juga titipkan Terima Kasih, karena aksi kalian membuat aksi itu terdengar oleh media, menarik menurut media.

Sampai saat ini saya masih mendukung aksi demonstrasi rencana kenaikan harga BBM dengan pemahaman yang saya punya. Tapi sekali lagi, aksi yang tidak merugikan rakyat dan pihak-pihak yang tidak patut menerima amarah yang salah. Saya salut dengan mereka yang berani turun ke jalan untuk membela rakyat, tidak hanya memikirkan diri mereka sendiri yang mungkin akan tetap mampu hidup meski BBM dinaikkan. Mereka mau turun ke jalan, dihalang dan dihadang peluru karet, gas air mata, dsb. jika mereka salah 'sedikit' saja. Mereka TIDAK dibayar untuk itu. Mereka berani dikambinghitamkan untuk aksi itu. Mereka berani diCERCA oleh masyarakat yang tengah mereka perjuangkan haknya. Tapi dari kacamata saya, aksi yang baik memang menuntut kita masif tapi bukan mengubah kita menjadi vandalis. Saya selalu ingat kata-kata yang hampir selalu dilantangkan ketika turun aksi... "Hati-hati... hati-hati PROVOKASI". Lanjutkan perjuanganmu Kawan... hentikan pembohongan...

Dear our Government... Bapak Ibu sekalian masih ingatkan pembagian BLT tahun 2008 lalu? Data yang katanya sudah fix pun tapi jika dikelola dengan manajerial yang buruk mampu membunuh rakyat sendiri. Tidak sedikit korban yang meninggal, luka-luka karena berebutan hanya untuk menerima uang yang menjadi hak mereka. :'( Banyaknya BLT yang salah alamat ke keluarga Pemerintah kecil, kesempatan korupsi bermunculan bahkan dari tingkat pemerintahan paling bawah, RT. Dan... BLT TIDAK menyelesaikan kemiskinan menurut saya. Bahkan membuat rakyat menjadi manja, terbiasa meminta-minta. Akan jauh lebih baik kalau dibuatkan lembaga yang bisa membentuk masyarakat kita menghasilkan karya yang bisa dijual untuk kelangsungan mereka kedepannya.

Dear our mass media.... Tolong... jangan menunggu aksi brutal lalu aksinya diliput, jangan menunggu vandalisme lalu aksinya LIVE, banyak juga kok aksi-aksi damai yang TIDAK terdengar. Jangan biarkan kami berpikir, setelah ada kekerasan, korban, perang, lalu kami akan didengar.

Dear kawan-kawan Demonstran, jangan khawatir, tidak semua rakyat membenci aksi kalian... Tetap berjuang!!! Ingat, kita harus MASIF tapi bukan kaum vandalis... HIDUP MAHASISWA!!! :)

Long march mahasiswa UNHAS di fly over Urip Sumoharjo siang ini :')