Kamis, 05 Februari 2015

Cukup Cuap-cuap

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh blogger atopun reader di manapun kalian beradaa…
Long time no writing yaa… huuu rindunya menulis asal-asalan.. yaa beginilah nasib kami para working mom.. pulang ke rumah mana sempat grasak-grusuk yang lain selain grasak-grusuk-in anak.. :D

Well lagi pengen berbagi cerita aja sih sebenernya.. (logatku jadi agak berubah di? Kayaknya bacanya memang lebih enak pake bahasa yang awam dibaca soalnya.. :D )

Beberapa waktu lalu saya tiba-tiba ditemukan oleh seorang teman baru dari akun Instagram. Dia seorang ibu dari anak yang juga terlahir microtia-atresia (untuk yang gak tau/ngerti, silahkan googling sendiri ya ;) ) kanan, sama-sama laki-laki, bedanya anaknya lebih tua setahun dari Ghazy. Jadi, dia menemukanku di akun Instagram seorang dokter Anak ahli surgery specialist microtia-atresia di USA sono. 

You know, gimana rasanya mendapatkan teman baru yang senasib sepenanggungan dengan kita? Senang.. ada teman berbagi tentang hal yang sama-sama kita rasa. Orang lain yang selama ini denger cerita kita sebagian besar cuma bisa diem, hmm, kemudian ngomong sabar, etc. 

Kami kemudian diskusi tentang microtia-atresia anak-anak kami, kemungkinan penyebabnya, pengaruhnya terhadap perkembangan anak, dsb. Sampai pada akhir kata dia bilang.. “paling sedih dan terpuruk itu kalo liat tatapan kasian dari orang lain”. Yes it is lah..

Rasa yang paling gak enak di dunia itu emang itu, dikasihani. But time goes by, saya belajar banyak. Emang sih gak enaaaak banget kalo orang-orang tuh ngeliat kasian ke kita, padahal hidup kita gak gitu-gitu amat.. :D Belakangan saya mulai belajar untuk membalas tatapan aneh a.k.a kasian orang-orang ke Ghazy dengan senyuman. Mencoba menjelaskan bahwa anomali yang seperti itu tuh bener-bener ada dan nyata.  Banyak yang nanya kok bisa? Saya jelaskan untuk kasus saya kemungkinan penyebabnya virus, karena saya positif Rubella dan CMV ketika hamil. Tapi itu juga belum pasti menjadi penyebabnya, karena virus hanya 30% menjadi penyebab anomali pada janin. 70% nya kemungkinan kelainan kromosom, just let the doctors talk about that. 

Yang paling gak lucu, pernah sekali ada yang nuding suami saya pernah bunuh binatang waktu saya hamil, makanya anaknya gitu. -___-“ Na’udzubillahi min dzaliik… saya cuma bisa bilang “hati-hati yaaa itu syirik..” jangan sampai kita jadi musyrik gara-gara mikirnya gak bener.

Eniwei, balik lagi ke Ghazy, bagi kami (aku dan Ayahnya) Ghazy sempurna apa adanya, anomalinya sama sekali tidak mempengaruhi kasih sayang kami ke dia. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang yang telah menitipkan Anak yang begitu aktif, lucu dan menggemaskan. Sekarang, tugas kami adalah bagaimana kami membesarkan dia menjadi pribadi yang mampu mencapai taqwa.

Untuk saat ini sebenarnya sudah banyak teknologi yang memungkinkan untuk surgery microtia-atresia, di Makassar juga sudah ada. Tapiiiiii kami lebih memilih untuk menumbuhkan rasa PD di diri Ghazy, PD untuk jadi dirinya sendiri apa adanya dia.  Kenapa ya? Gak tau.. belum kepikiran aja. Ghazy masih setahun sekarang, kami belum tau pengaruh anomalinya akan ngimpek ke mana kedepannya. So far, pertumbuhannya sangat baik dan terlihat normal. Mulai celoteh aja sudah sejak dia umur 6 minggu, sekarang? Kalo dengerin adzan pasti langsung diem trus ngikutin suara adzan dengan kata yang gak jelas.. :D  Lagian rasanya ngeri aja mikirin anak masih 6 tahun mesti operasi, belakang telinga normalnya mesti diiris-iris untuk jadi bahan telinga barunya. :( Lagian saya orang yang Haqqul Yaqin kalo Allah Maha Adil, dibalik kekurangan yang IA beri pastilah ada kelebihan yang IA limpahkan.. Jadi yaaa diambil hikmahnya aja.. :)

Jadi… begitulah kehidupan saya selama menjadi ibu buat Ghazy.. sedihnya dikiiit banget, rempongnya banyakan dikit, tapii… bahagianya Alhamdulillah luar biasa. J Jadi, tolong yaaa… untuk yang ngerasa kasihan pada kami ibu-ibu yang memiliki anak dengan anomali.. terima kasih sekali untuk empatinya, tapi kayaknya mendingan diuangkanlah trus disumbangin ke kaum dhuafa.. mereka lebih butuh kok. J Minta doanya aja.. semoga anak-anak kami tumbuh menjadi anak yang sholeh/sholeha dan bisa mencapai taqwa.. Amiin YRA. :)

Do not judge other’s life… cause you don’t know the story behind.. :)

Akhirul kalam.. cukup cuap-cuap saya hari ini..
Semoga Allah selalu melindungi kita dari hal-hal yang buruk.. Amiin YRA..
Bye… :)